Ongkos Kirim Murah dari China dengan Jasa Forwarder

 

China merupakan salah satu negara yang memiliki barang import dengan peminat yang paling banyak di seluruh dunia. Melalui marketplace seperti Alibaba, Aliexpress, 1688, Taobao dll, banyak sekali produk China yang diperjualbelikan secara online. Dengan perkembangan dunia digital yang semakin canggih ini, kita sudah tidak perlu bersusah payah lagi untuk datang ke China demi membeli barang yang kita inginkan. Kesempatan seperti ini semakin membuka peluang bisnis yang cukup menjanjikan, banyak orang yang saat ini mulai membangun  bisnis dengan cara membeli barang dari China kemudian dijual lagi di negara asalnya.

Nah, jika kamu ingin memulai bisnis importir barang China dan ingin mendatangkan barang dalam jumlah yang banyak tanpa perlu ribet mengurus masalah perizinan dan beacukai saat ini sudah ada solusi yang sangat menarik. Kamu bisa menggunakan jasa forwarder jika ingin terbebas dari segala urusan perizinan dan beacukai karena semuanya sudah ditanggung oleh pihak forwarder. Berkat pelayanan yang dinilai sangat praktis dan efisien, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dalam bisnis yang sedang kamu mulai.

Berapa Sih Biaya Ongkos Kirim Barang Dari China Ke Indonesia?

Sebelum mengetahui tentang berapa biaya ongkos kirim yang dibutuhkan, berikut ini beberapa jasa ekspedisi lokal yang sering digunakan oleh supplier di China :

  1. Shuen Feng Express
  2. You Su Express
  3. Yunda Express
  4. Tian Tian Express
  5. Xin For Express
  6. Xto Express
  7. Lbex Express
  8. Dan lain-lain.

Setelah barang yang akan dikirim sampai di ekspedisi lokal seperti yang sudah disebutkan diatas, biasanya nomor resi akan muncul. Nomor resi ini akan diberikan kepada jasa forwarder agar pihak forwarder bisa mengecek apakah barang sudah tiba di gudang atau belum, jika sudah tiba di gudang maka pihak forwarder akan meneruskan barang tersebut hingga akhirnya sampai di tangan penerima. Nah untuk biaya ongkos kirimnya akan tergantung dari Port Origin dari China ke Indonesia.

Biaya ongkos kirim oleh pihak forwarder biasanya dibagi menjadi dua yaitu pengiriman via udara dan via laut. Bagi kamu yang baru pertama kali melakukan transaksi dengan bantuan pihak forwarder, berikut ini biaya ongkos kirim yang mungkin akan dikenakan :

  1. Biaya Ongkos Kirim Melalui Laut

Perhitungan biaya ongkos kirim melalui laut akan dihitung dengan menggunakan hitungan per kubikasi / per CBM dengan cara : (Panjang x Lebar x Tinggi dimensi dus dalam satuan cm) / 1.000.0000.

Misalnya : Barang customer sebanyak 20 koli dengan ukuran dus dimensinya sebesar 50 x 35 x 5 cm dengn harga per kubikasi per 1 CBM adalah Rp 10.000.000. Maka biaya yang akan dikeluarkan oleh customer adalah :

50 x 35 x 65 cm / 1.000.000 x 20 koli = 2,275 CBM

2,275 CBM x Rp 7.000.000 = Rp 15.925.000

Jadi biaya yang perlu dikeluarkan oleh customer adalah sejumlah Rp 15.925.000 dan sudah termasuk biaya pajak, cukai, custome dan lainnya. Estimasi pengiriman yaitu selama 4 – 5 minggu.

  1. Biaya Ogkos Kirim Melalui Udara

Perhitungan biaya ongkos kirim melalui udara akan dihitung dengan menggunakan berat per kilogram barang yang akan dikirim.

Misalnya barang customer sebanyak 2 koli dengan berat 10 kg dengan harga per kubikasi per kilogram yaitu Rp 190.000. maka biaya yang akan dikeluarkan oleh customer adalah :

10 kg x Rp 190.000 = Rp 1.900.000

Jadi biaya yang perlu dikeluarkan oleh customer adalah sejumlah Rp 1.900.000 dan sudah termasuk biaya pajak, cukai, custome dan lainnya. Estimasi pengiriman barang melalui udara yaitu selama 10 – 14 hari kerja. Pengiriman melalui udara memang lebih cepat dibandingkan dengan pengiriman via laut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *