Apakah Belanja di Alibaba Kena Pajak ?

Alibaba merupakan layanan e-commerce atau situs belanja yang berkedudukan di China. Konsumennya berasal dari berbagai negara di dunia. Alibaba berorientasi pada B2B atau business to business yang memberikan wadah bertemunya segala pemilik usaha kecil dan menengah di seluruh dunia. Alibaba Group sendiri membawahi beberapa e-commerce lain diantaranya : taobao.com , tmall.com , juhuasuan.com , aliexpress.com , 1688.com , alimama.com , dan masih banyak lagi. Meski fokusnya B2B, cara belanja di Alibaba tidaklah sulit, terlebih kini banyak layanan jasa beli Alibaba dan forwarder yang makin memudahkan konsumen untuk berbelanja.

Di Alibaba konsumen dapat mencari segala macam produk untuk bermacam kebutuhan mulai pakaian, kosmetik, makanan, mainan, alat kantor, alat pertanian, alat rumah tangga dan banyak lagi. Bahkan Alibaba pun menjual bermacam barang untuk bahan baku industri misalnya bahan kimia, mesin produksi, dan sebagainya. Cara belanja di Alibaba dimulai dengan membuat akun lebih dulu. Konsumen yang memiliki akun Alibaba maka akan lebih dapat menjelajahi menu-menu dan fitur di dalamnya. Untuk membuat akun Alibaba, cukup klik Sign up yang tersedia di sudut kanan atas halaman depan website.

Sesudah itu pengguna diwajibkan melengkapi alamat email yang masih aktif. Sistem Alibaba akan otomatis mengirim link verifikasi ke email yang dimasukkan tadi. Pengguna harus mengklik link verifikasi tersebut yang akan membawa ke halaman baru untuk mengisi informasi data diri seperti nama, negara, pilih sebagai supplier buyer atau keduanya, nama perusahaan, nomor telepon, dan juga membuat password untuk login. Klik tombol Confirm untuk mengirimkan data yang dimasukkan tadi. Bila pendaftaran pembuatan akun Alibaba berhasil maka halaman baru berisi ucapan selamat akan ditampilkan. pengguna sudah dapat menggunakan menu dan fitur-fitur di situs Alibaba.

Tahap berikutnya setelah akun dimiliki yaitu menemukan produk yang hendak dipesan juga memilih supplier terbaik. Para supplier di Alibaba tak sebatas dari China, akan tetapi dari negara-negara lain. Produk yang dikehendaki dapat dicari dari menu kategori produk di samping kiri halaman depan. Kecuali dari menu kategori, pengguna pun dapat memasukkan “kata kunci” produk di kolom search. Dari hasil pencarian kita harus memprioritaskan pada supplier yang memiliki status sebagai verived supplier dan bersedia bertransaski menggunakan trade assurance .

Berbagai informasi supplier yang tertera yaitu : foto produk dan spesifikasi, company profile dan foto perusahaan, kapasitas produksi, kapasitas perdagangan (Ekspor dan lokal, harga produk, cara pembayaran, cara pengapalan produk dan lain lain. Pesanan dalam quantity besar umumnya memanfaatkan skema forwarder menggunakan kapal laut untuk pengiriman ke tujuan sebab  lebih murah. Untuk mencari perusahaan forwarder Alibaba, anda bisa melakukan Googling, atau menghubungi kami, nanti akan kami bantu hingga barang diterima.

Cara pembayaran di Alibaba ada beberapa macam yaitu melalaui trade assurance dengan kartu kredit dan transfer bank di awal secara keseluruhan (full payment), membayar uang muka (down payment) lebih dulu, membayar dengan Letter of Credit (LC), documentary collection dan juga Paypal. Pembayaran mana yang dipilih tergantung dari kesiapan konsumen. Namun selama ini yang paling praktis dan aman adalah Paypal sebab lebih cepat dan biaya administrasi pun murah. Bila memang tak memiliki semuanya, alternatif lain cara pembayaran di Alibaba adalah melalui jasa beli alibaba. Sedangkan untuk pengiriman, disarankan menggunakan skema forwarder. Penyedia jasa beli ini adalah mereka yang membuka layanan pembelian produk di Alibaba tanpa ribet dengan pembayaran lewat transfer bank lokal.

Apakah belanja di Alibaba kena pajak? Setiap produk impor yang masuk ke Indonesia akan dikenakan pajak. Ketentuan terbarunya adalah produk impor seharga lebih dari $3 akan diberlakukan pajak. Kementerian Keuangan Indonesia lewat Direktorat Bea Cukai belum lama ini mengubah aturan batas pajak barang impor khususnya produk konsumsi yang dipasarkan di situs belanja. Nilai kena pajak kini menjadi 3 Dollar atau Rp 45.000 dari yang tadinya 75 Dollar atau Rp.1.050.000. Langkah tersebut diambil demi mengontrol pembelian barang impor murah sekaligus melindungi produk dalam negeri yang dihasilkan UMKM.

Ketentuan baru tersebut efektif dari akhir Januari 2020 dan berlaku untuk barang tekstil, tas, pakaian, dan sepatu yang dibeli di luar negeri seperti situs belanja Alibaba, AliExpress, Amazon maupun Lazada. Harga produk minimum Rp 45.000 sudah terkena pajak yang kisarannya 32,5% – 50% dari harga produk. Sedangkan untuk barang lain, besarnya pajak impor dipangkas dari semula 27,5% -37,5% dari harganya kini hanya 17,5% dari harga yang berlaku untuk produk apa saja dengan harga 3 Dollar. Adapun untuk produk dengan harga kurang dari 3 Dollar tetap akan dipungut pajak lain misalnya PPN kendati dengan angka lebih rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *