Pengalaman Pertama Kali Belanja Di Aliexpress

Ini adalah pengalaman pertama kali saya belanja di aliexpress sekitar enm tahun yang lalu.

Dalam dua minggu terakhir, ada enam email masuk ke saya, yang intinya menanyakan bagaimana sih pengalaman belanja di aliexpress ?

Untuk itulah pada kesempatan kali ini saya akan share bagaimana kronologis pengalaman saya waktu pertama kali belanja di aliexpress.

Waktu itu sekitar bulan Agustus tahun 2009. Ketika menjelang jam istirahat siang, saya iseng-iseng membuka web aliexpress.com. Ini karena seminggu sebelumnya mendengar cerita seorang teman yang menceritakan pengalamannya membeli jaket di sana.

Klik sana-klik sini, saya berpikir bahwa akan mencoba membeli barang yang murah dulu, agar kalaupun tidak sampai atau terjadi penipuan, tidak rugi uang banyak.

Pilihan saya jatuh pada sebuah MP3 player KW yang mirip dengan ipod suffle. Saya lihat harganya $5 dan free shipping ke Indonesia dengan China post registered Mail.

OK saya putuskan untuk membelinya. Setelah register akun aliexpress baru, lalu saya klik BUY Now.

Kemudian saya mengisikan nama, alamat, kodepos dan no telepon.

Selanjutnya masuk ke halaman pembayaran. Waktu itu system pembayaran yang bisa dilakukan tidak sebanyak seperti sekarang ini.

Dan karena saya memiliki kartu kredit, maka saya pilih metode pembayaran menggunakan Credit card. Lalu memasukkan no kartu kredt, nama, dan sebagainya.

Setelah klik Pay, maka order sudah selesai.

Sesaat kemudian saya menerima email dari aliexpress yang menyatakan bahwa order no xxxxxxxx sudah berhasil saya bayar.

Sampai disini, saya masih belum tahu, apa yang kemudian harus saya lakukan. Saya sempat bertanya, katanya kalau belanja di aliexpress akan mendapatkan tracking number ?. Nah ini kok saya tidak mendapatkannya ?

Dalam hati sempat bingung juga. Tapi kembali pada niat sebelumnya, ini kan hanya coba-coba saja. Kalupun tidak berhasil, paling saya rugi sekitar Rp. 45.000 an ( waktu itu kurs sekitar Rp. 9000 / $ ).

Sampai kemudian 4 hari berselang, saya kembali menerima email dari aliexpress yang menyatakan bahwa pesanan telah dikirim dengan seller.

Lalu saya segera cek ke akun aliexpress saya, dan memang benar seller memberikan informasi tracking number atas paket pesanan saya, dan sekaligus memberikan link website dimana saya bisa melakukan tracking paket tersebut.

Tak sabar, lalu saya membuka halaman website yang dimaksud, dan mencoba melakukan pelacakan dengan tracking number yang diberikan.

Hasilnya ?

Zonk ha ha ha. Karena dilayar tertera “Information Not Found”

Waduh lagi-lagi saya khawatir dengan order saya.

Lalu iseng-iseng saya mengirim pesan kepada seller, untuk bertanya mengapa paket saya tidak bisa dilacak ?

Esok harinya saya menerima balasan, bahwa memang paket bisa dilacak setelah melewati waktu sekitar 7 hari.

OK lah jawab saya.

Dan tujuh hari kemudian, saya mencoba melacak paket lagi di web yang bersangkutan, dan kali ini “ anda beruntung”. Ya saya merasa beruntung karena bisa melacak paket yang dikirimkan seller.

Sampai disini, kekhawatiran saya hilang sama sekali.

Sambil menunggu paket, yang perasaan saya sangat lama datangnya he he (maklum pengalaman pertama belanja di aliexpress, gan). Saya kembali browsing ke aliexpress.

Mencoba mencari barang apa yang tidak ada di Jakarta, dan bisa saya beli dari sana.

Saat itulah saya melihat ada begitu banyak barang unik dan kreatif yang sebelumnya belum pernah saya lihat di Jakarta. Sempat kepikiran, seandainya saya beli barang dari aliexpress, dan menjual lagi di Jakarta. Lumayan juga nih he he.

Tepat 29 hari sejak menerima konfirmasi pengiriman paket, pak pos datang ke kantor saya di Blok M dan membawa sebuah bungkusan kecil dan menyebut nama saya.

Saya segera menghampirinya dan melihat label di paket tersebut berasal dari China. Nah ini nih orderan saya dari aliexpress.

Tak sabar, segera ambil cutter, buka paket dan Voila, sebuah MP3 player kualitas KW yang mirip iPod Shuffle ada didepan saya.

Rasanya bagaimana gan ?

Waduh seneng banget dah. Apalagi setelah mencobanya, lumayan juga suaranya dan jatuhnya harganya murah. Karena pada waktu itu saya pernah melihat barang yang sama di Senen dijual dengan harga Rp. 150.000.

Malamnya setelah sampai rumah, saya kembali browsing di aliexpress.com untuk melihat barang-barang apa yang bisa saya beli.

Malam itu saya membeli beberapa replica mobil dengan skala 1:64 yang memang menjadi koleksi saya. Dan kembali yang saya beli adalah barang yang murah dan KW ha ha.

Terus terang pengalamab pertama kali belanja di aliexpress itu sangat berkesan buat saya. Karena dari situlah saya akhirnya memiliki banyak pengalaman-pengalaman lain berbelanja sampai dalam jumlah yang besar untuk saya jual lagi melalui Forum Jual Beli di kaskus serta Facebook.

Dari situ juga saya punya pengalaman yang cukup untuk membuka sebuah jasa belanja barang di aliexpress yang sampai sekarang masih terus saya tekuni.

 

156 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *