Mengapa Paket Tertahan di Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta

Selama ini kita sering mendengar orang mengatakan bahwa ia memiliki paket tertahan di bea cukai Bandara Soekarno – Hatta. Apa sih sebenarnya yang terjadi ? dan mengapa bisa sampai seperti itu ?

Paket tertahan di Bea Cukai Soekarno – hatta adalah istilah yang biasa digunakan oleh orang awam untuk menyebut paket yang masih belum atau tidak mendapat izin keluar dari pemeriksaan kantor bea cukai yang terletak di kawasan Bandara Soekarno – Hatta.

Seperti diketahui bahwa semua paket kiriman dari luar negeri, akan diperiksa oleh petugas bea cukai.

Pemeriksaan ini secara umum bertujuan untuk :

  1. Melihat apakah barang tersebut diizinkan masuk ke Indonesia dikaitkan dengan peraturan / perundangan yang berlaku
  2. Menetapkan bea masuk dan pajak atas barang kiriman yang bersangkutan

Paket apa saja yang diperiksa oleh Bea Cukai Bandara Soekarno – Hatta

Paket yang melalui pemeriksaan di kantor bea cukai bandara Soekarno – Hatta adalah semua paket yang dikirim menggunakan EMS, Express Mail International (USPS), DHL, Fedex, TNT, UPS, Aramex, Jasa kurir swasta express non pos lain serta paket yang dikirim langsung menggunakan Air Cargo.

Lalu mengapa paket ditahan di bea cukai Bandara Soekarno – Hatta ?

Ada beberapa alasan mengapa paket belum di release dari sana, yaitu :

  1. Paket berisi barang yang dilarang masuk di Indonesia. Misalnya Narkoba, Senjata Api illegal, dll
  2. Paket berisi barang yang mendapatkan Pembatasan dan yang memerlukan izin khusus dari instansi tertentu. Misalnya Makanan, obat, tanaman, barang bukan baru, dll
  3. Paket di ragukan kebenaran nilai harganya. Misalnya sebuah paket yang seharusnya berharga $ 100, tetapi di invoice atau di lembar custom declaration sengaja ditulis $ 40 oleh pengirimnya

Apabila menemukan paket-paket seperti tersebut diatas, maka pertugas Bea Cukai akan menahan barang untuk proses lebih lanjut.

Khusus untuk barang yang merupakan barang dilarang masuk ke Indonesia, maka akan disita dan dikuasai oleh Negara.

Untuk paket yang berisi barang yang memerlukan izin khusus, maka pihak bea cukai akan minta kepada si penerima untuk melengkapi surat izin yang diminta.

Sedangkan untuk paket yang diragukan kebenaran nilai harganya, pihak bea cukai akan menghubungi penerima untuk menunjukkan bukti pembayaran / bukti order atau bukti transfer yang sah. Untuk kemudian dijadikan patokan sebagai dasar penentuan bea masuk dan pajaknya.

Bagaimana kita bisa tahu kalau paket kita tertahan di bea cukai bandara Soekarno – Hatta ?

Apabila paket anda membutuhkan tambahan informasi seperti yang saya sebutkan diatas, maka Bea Cukai akan menerbitkan surat pemberitahuan yang akan dikirim ke alamat anda.

Surat pemberitahuan itu bisa juga disampaikan oleh pihak courir seperti DHL, Fedex, Aramex, dll

Jika ternyata anda tidak menerima surat pemberitahuan baik yang langsung dikirim oleh bea cukai atau dari courier yang bersangkutan, maka anda masih bisa melakukan pelacakan dari tracking number paket anda.

Jika dari hasil pelacakan, posisi paket masih tetap berada di Bandara Soekarno – Hatta dalam jangka waktu lama, maka ada kemungkinan paket anda memerlukan “penanganan” tersebut diatas.

Jika begini, anda bisa encoba menghubungi kantor bea cukai Bandara Soekarno – Hatta, di nomor telepon (021) 5507058.

Jadi Jika anda memiliki paket yang “tertahan” di Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, maka silahkan melihat masalah apa yang menjadi penyebabnya. Jika memang paket anda bersifat legal dan bukan termasuk barang dalam pembatasan, maka anda tidak perlu khawatir. Karena bisa diselesaikan.

166 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *